Meneropong Bagaimana Prospek Investasi Properti 2017

Terkait masalah prospek investasi properti 2017 para pengamat properti sangat yakin kalau investasi properti sepanjang tahun 2017 ini akan tetap cerah. Meskipun pada tahun 2017 di Eropa sedang mengalami krisis dan Amerika Serikat sedang mengalami kelesuan ekonomi namun keduan hal tersebut diyakini oleh para pengamat properti tidak akan berpengaruh terhadap industri properti yang ada di Indonesia. Dikarenakan industri priperti yang ada di Indonesia sepenuhnya ditopang oleh sektor konsumsi dalam negeri. Tetapi faktor terpenting yang bisa menyebabkan industri properti di Indonesia tetap semarak adalah dikarenakan suku bunga acuan yang rendah.

Prospek menuju Prospek Investasi Properti 2017

Sejak November tahun 2011 lalu BI rate hanya dikisaran 6% saja. Dengan hal seperti itu maka diprediksi kredit dari perbankan untuk sektor properti akan mengalami kenaikan 20% sampai 22%. Apalagi di tahun 2017 bank swasta besar seperti BCA telah menurunkan bunga kredit KPR ke level 7% per tahunnya. Bisa dipastikan kalau hal yang dilakukan oleh BCA ini maksimal 3 bulan ke depan juga akan diikuti oleh bank-bank besar lainnya. Maka bisa diprediksi kalau bunga KPR perbankan akan dipatok pada kisaran 8.5%. Dengan bunga yang rendah ini tentunya merupakan sinyal positif bagi para investor untuk masuk ke ranah properti. Maka dari itu prospek investasi properti 2017 bisa dibilang sangatlah cerah untuk dilakukan.

Monitoring Keuntungan Dari Tahun ke Tahun

Dikarenakan pada tahun 2012 BI rate yang rendah akan mengakibatkan perbankan akan menawarkan bunga yang rendah pula. Selain itu juga bisa dipastikan kalau bank-bank akan memberikan penawaran uang muka yang ringan ketika melakukan KPR. Hal seperti ini jelas merupakan sebuah tawaran yang sangat menarik untuk Anda dalam memulai melakukan investasi dalam bidang properti. Bunga bank yang rendah ini juga akan menyakibatkan pembelian properti oleh para investor akan menggeliat sehingga secara otomatis investasi di sektor properti akan ramai di sepanjang tahun 2017.

Pilihan Rumah Terbaik Untuk Investasi di Tangerang bisa dibaca pada postingan ini.

Sebenarnya selain karena suku bunga yang rendah, cerahnya prospek investasi properti 2017 juga didukung oleh permintaan konsumen akan properti cukup tinggi. Meskipun penjualan properti 2011 sudah tergolong cukup tinggi namun pada tahun 2017 ini diprediksi penjualan properti bisa naik hingga 20-30%. Dikarenakan permintaan yang terus meningkat namun tidak diimbangi dengan pasokan properti yang memadai juga menyebabkan harga properti 2017 akan terus mengalami peningkatan dengan cepat. Bahkan diprediksi juga kenaikan itu bisa mencapai 10-15%. Untuk properti jenis rumah dan town house kenaikan harganya bisa mencapai hingga 12%. Sedangakan untuk properti jenis ruko, rukan, dan aparteman yang terletak di lokasi yang strategis kenaikannya bisa mencapai 15%.

Mulai banyak orang yang ikut membuka bisnis properti di Indonesia. Melihat serta menyaksikan sendiri bagaimana perjalanannya. Bisnis ini sangat menjanjikan keuntungan, walau banyak juga syarat yang wajib dimiliki pemain bisnis.

Nah, dengan situasi yang semacam itu maka akan membuat prospek investasi properti 2017 memiliki masa depan yang sangat cerah. Segralah untuk melakukan investasi properti dan rauplah banyak keuntungan di dalamnya.